Jumat, 21 Desember 2012

Ini Pengakuan Penjual Bakso Babi di Jakarta Selatan



Eka Prasetya (22), pengusaha penggilingan daging di belakang Pasar Cipete, Kebayoran Baru, ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Metro Jakarta Selatan dalam kasus mencampur daging sapi dengan daging babi pada penggilingan miliknya. Di sana, daging tersebut dijual murah kepada para penjual bakso.

Eka mengelak mengetahui bahwa daging yang digunakannya adalah daging babi. Dia mengaku biasa mengambil daging tersebut dari wilayah Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam kurun waktu satu sampai dua minggu, puluhan kilogram daging dibelinya dengan harga yang lebih murah.

"(Dapat daging) Dari Cilandak. Saya sendiri enggak tahu (itu daging babi)," kata Eka saat ditanya wartawan, di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2012).

Selama tiga bulan, lanjut Eka, dia mengambil daging dari wilayah Cilandak. Menurutnya, daging di sana lebih murah dibandingkan dengan daging di tempat lainnya. Selain itu, Eka mengaku memperoleh keuntungan sebanyak Rp 5.000 dari setiap kilogramnya.

"Untungnya cuma Rp 5.000 per kilo, di Cilandak harganya Rp 58.000. Kalau harga aslinya Rp 85.000," ujar Eka.

Puluhan kilogram daging tersebut diambil dalam tempo waktu tertentu. Dalam kurun waktu itu, satu boks daging berisi puluhan kilogram diambil Eka di wilayah Cilandak tersebut.

"Seminggu atau dua minggu ngambil satu boks, isinya 27 kilogram," jelas Eka.

Sebelumnya, warga Cipete, Kebayaran Baru, Jakarta Selatan, digegerkan dengan penggerebekan kios penggilingan bakso yang mengandung daging babi. Penggerebekan dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Korwas Polda Metro Jaya dan petugas Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan.

Sumber                : http://megapolitan.kompas.com/read/2012/12/19/15195651/Ini.Pengakuan.Penjual.Bakso.Babi.di.Jakarta.Selatan

Bakso Engot di Kampung Melayu Ditangkap Karena Make Daging Tikus ?



Bakso engot merupakan satu dari sekian banyak penjual bakso favorit yang ada di banjarmasin, Berlokasi di daerah kampung melayu, bakso engot dikenal mempunyai rasa yang enak dan jika kita melewati daerah kampung melayu, kita akan segera mengetahui bahwa daerah ini cukup kental persaingan para pedagang bakso..

Baru-baru ini cukup ramai dibicarakan mengenai kabar yang menyebutkan bakso Engot Kampung Melayu mengandung daging tikus, Dan pemiliknya baru baru ini ditangkap polisi, weh.. 

Emang bener ya ??


Berita isu tersebut langsung dibantah oleh pihak kepolisian Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Fathul Ulum. Menurut Fathul, kabar yang beredar melalui blackberry massenger (BBM) itu adalah berita penipuan.

"Saya minta masyarakat jangan langsung percaya cek dulu kebenarannya sebelum diedarkan," ungkap Fathul.

Selain itu Ia menjelaskan bahwa sebenarnya kejadian tersebut bukanlah penahanan pemilik bakso engot, Fathul mengaku bukan menahan tapi memintai keterangan yang dilakukan salah satu karyawan bakso Siman.

Bukannya ditangkap, tetapi polisi yang mendatangi baksi engot tersebut justru ingin meminta keterangan gara gara isu yang beredar melalui bbm tersebut, Dan saat polisi datang ke lokasibanyak pelanggan bakso Engot Kampung Melayu ramai mendatangi lokasi penjualan bakso yang berada di Kampung Melayu Darat itu.

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kabar soal bakso yang diduga mengandung daging tikus seperti yang disebar melalui BBM.


"Kami ingin tahu saja apakah ini benar sebab kami adalah pelanggan yang sering makan disini," Tutur Risna, warga Veteran Banjarmasin.

"Kami datang bukan ditangkap justru kami hendak melaporkan kejadian ini karena sudah merusak citra kami," ujar adik Ipar pemilik bakso Engot.



Nah, jadi yang menyebar bbm fitnah siap siap aja masuk LP di teluk dalam, katanya tempatnya enak loo.. dingin.. kan di banjarmasin lagi panas-panasnya beberapa hari ini,


Sumber                                : http://www.dylc.us/2012/09/bakso-engot-di-kampung-melayu-ditangkap.html

Alergi Makanan




Alergi makanan boleh dikatakan merupakan alergi yang paling disalahpahami. Dua dari lima warga Amerika Serikat merasa alergi terhadap makanan-makanan tertentu. Namun, kenyataannya tidak sampai 1% yang benar-benar memiliki alergi makanan.
Sembilan puluh persen penyebab alergi makanan adalah zat-zat protein tertentu dalam susu sapi, putih telur, kacang-kacangan, gandum atau kedelai. Makanan lain yang dapat menimbulkan masalah adalah buah buni-bunian, kerang-kerangan, jagung, kacang polong gum arabic (bahan pengental yang digunakan pada makanan yang diawetkan). Cokelat yang sejak lama dianggap pemicu alergi (terutama di kalangan anak-anak), sesungguhnya malah jarang menimbulkan alergi.
Tanda-tanda dan gejala alergi makanan antara lain:
  • Nyeri di bagian perut, diare, mual-mual atau muntah-muntah.
  • Pingsan.
  • Ruam/bintik-bintik merah karena gatal, pembengkakan di bawah kulit atau eksem.
  • Pembengkakan pada bibir, mata, wajah, lidah, dan tenggorokan.
  • Hidung tersumbat dan asma.
Jika menjumpai tanda-tanda tadi, kita bisa melakukan perawatan sendiri. Menghindari merupakan jalan terbaik dalam mencegah timbulnya alergi. Kalau memilih makanan pengganti, berhati-hatilah agar memilih makanan yang mengandung zat-zat gizi yang diperlukan. Jika sebelumnya kita pernah mengalami reaksi alergi hebat, kenakan gelang atau kalung pemberi tanda. Benda semacam ini biasanya tersedia di toko-toko obat. Tanyakan pada dokter tentang obat-obat darurat yang perlu dibawa. Tak kalah penting, tentu saja mempelajari teknik-teknik penyelamatan, dan sebaiknya ajarkan teknik-teknik itu pada anggota keluarga dan teman-teman.
Dengan pertolongan medis, alergi makanan dapat didiagnosis melalui proses bertahap yang mencakup 5 langkah:
  1. Riwayat alergi yang dialami, seperti kapan saja gejala itu muncul, makanan-makanan apa saja yang menimbulkan masalah, jumlah makanan yang diperlukan sampai memicu gejala itu dan apakah keluarga mempunyai riwayat alergi.
  2. Memiliki catatan harian makanan untuk melacak kebiasaan makan, gejala yang timbul, serta obat yang digunakan waktu itu.
  3. Pemeriksaan fisik.
  4. Beberapa pengujian seperti: tusuk kulit dengan menggunakan beberapa ekstrak makanan dan pemeriksaan darah untuk mengukur IgE (salah satu protein pertahanan tubuh) juga bisa membantu. Kedua tes itu tidak bisa tepat 100%. Pengujian itu mungkin lebih berguna dalam menentukan makanan apa yang tidak membuat Anda alergi.
  5. Diet pantang makanan tertentu merupakan tes standar, sebab diet tersebut dapat mengarahkan gejala langsung pada makanan tertentu. Namun tes itu tidak dapat digunakan apabila Anda mengalami reaksi alergi hebat.
Untuk reaksi alergi ringan terhadap makanan, dokter mungkin cukup memberi resep obat-obat antihistamin atau krim kulit saja.
Reaksi alergi hebat seperti anafilaksis atau asma akut merupakan masalah yang sangat serius karena dapat mendatangkan maut. Reaksi semacam itu memang jarang. Kebanyakan reaksi terbatas pada ruam-ruam dan bengkak. Tetapi, ini tidak berarti reaksi itu boleh diabaikan. Kekurangan gizi dan keadaan  yang menekan sistem kekebalan bisa meningkatkan kemungkinan timbulnya alergi makanan.
Anak-anak memiliki kemungkinan 10 kali lebih besar untuk mengalami alergi makanan daripada orang dewasa. Sewaktu sistem pencernaan menjadi lebih sempurna, kecenderungan anak menyerap makanan yang memicu alergi juga akan berkurang. Biasanya, anak-anak yang alergi terhadap susu, gandum, dan telur, baru mampu mengatasi alerginya di sekitar usia 6 tahun. Sedangkan alergi yang hebat dan alergi terhadap kacang-kacangan dan kerang-kerangan kemungkinan besar akan menjadi alergi seumur hidup.

Sumber            : http://intisari-online.com/read/alergi-makanan


Rabu, 05 Desember 2012

Aksi Nakal Penjual Ayam Goreng Oplosan Daging Tikus


Tiap kita pasti suka atau pernah makan ayam goreng dipinggir jalan, yammi.. gurih lembut daging apalagi dimakan malem hari pas dingin dingin habis hujan. Rata rata penjual mamasang tarip paling murah 10 ribu rupiah..mahal memang klo bahannya dari ayam kampung tapi klo ayam yang dipakai ayam potong rada murah dikit..tapi pernah tidak kamu makan ayam goreng di pinggir jalan dengan harga super murah dibawah 5 ribu rupiah..??
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNOZnn3v_TDR6bSjlmKEJwILRqYzW6KhVMs7uB99VV8yGysA54AATyn038QLYUmPcxjVay1q68Jo3Eba40btxIJ6f8vVWI5vlBhnEqB6OM2BwEr92KRDUn9CqTI7P7-ETawNwRDeIR6cI/s320/ayam+goreng.jpg
Ayam Goreng beneran lihat tuh ada sayapnya.

Hati hati deh postingan ini bukan bermaksud merusak mata pencarian pedagang ayam goreng atau menmbuat image jelek penjual ayam goreng pinggir jalan tapi cuma buat waspada dan saling ngingetin karena adanya aksi aksi nakal pedagang ayam goreng pinggir jalan yang ingin mencari untung besar dengan merugikan konsumen dan merusak citra pedagang ayam goreng pinggir jalan.

Mulai dari menjual ayam upkir alias ayam yang sudah mati sebelum dipotong dengan cara borongan di pasar tradisional. yang harganya setengah harga ayam sehat yang masih hidup, tapi itu juga masih namanya ayam, ada yang lebih menjijikan dari aksi pedagang ayam goreng pinggir jalan yang mengoplos daging ayam goreng bahkan beneran gak ada ayamnya hanya dengan daging tikus, ya daging tikus..!!



Begini jelasnya ini adalah "tikus" yang bakal jadi bahan oplosan "ayam goreng" yang sudah di cuci oleh si pedagang foto dibawah ini.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJQBZcyZadjvxNrnx5QVFTAQswLXKwlBfeEdJ4oC6tD1Ekm4hzmGUzig0hyphenhyphenPpWdINiBYvNp73E9AfGg9Z71pTEkmEAPgWQpLYzlnOQo0f6BOuNsXgKAIpZgmwPcAohR9tBs7YHTmYgDBs/s320/ayam+goreng+tikus.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmreA6J40h4IpQ9SYW3Oj_bK-_T9ZrF4Nzpd6t_CAJCVQV5rB6ba3fOOS5cfTJWwcpO1N-a54_UcH09GIq5zhznhqEb0A94n20f_9Ir0Uw_BGATnd9RwRQvAXTrgvN8Di70kgW8x4HWRY/s320/ayam+goreng+murah+campur+daging+tikus.jpg
Kemudian tikus dicuci dan dipotong potong terkadang dicampur ayam beneran sebelum dimasak sehingga menyerupai daging ayam.


Lalu di beri berbagai bumbu dan di persiapkan untuk digoreng.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj82vdFC6thulKgYo0Q900UiEHsoJTd7H00MxcRWH5wfzdSYiGMKyIIHj9f_0MB0QixXI2ghm7swT4FyaXfzCkeHKp2655GYr5SKAriY6VWzniBsGZAPZRwdImcXIRnS6yea6gQ36LsUxM/s320/tikus+goreng.jpg
 Si calon "ayam goreng oplosan tikus" sekarang sudah menjadi "ayam goreng

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhylsihpeBWQ_yknv-f2tbRwPZ3-_oKmTXCogTwbNrC2SJjA_ZlTQg8hxhfPvLAzEET6bGORRLmJFHcUdZXp1R8QehKkUCy9xvMPy6iB5KCnXUnfH4eorMO6MaZsVS0s4wA8s2-J9SmTp0/s320/contoh+daging+tikus+yang+dioplos+sama+ayam.jpg
Mirip banget dengan ayam goreng benaran setelah disantap sebagian, yam yam ..kacau..

Untuk menghindari trik jahat dan nakal dari penjual ayam goreng oplosan tikus ini ikutin tip berikut untuk membedakan antara "ayam goreng oplosan tikus" dengan ayam goreng benaran:

1. Dari dagingnya, walaupun sama-sama putih dan rasanya benar-benar mirip, akan tetapii daging tikus lebih banyak lemaknya dan seratnya lebih halus daripada ayam benaran (seperti foto diatas yang penuh dengan minyak dibagian paha).

2. Dari kulitnya, perhatikan lebih teliti lagi apakah pori-porinya besar atau kecil. Kalau pori-pori kecil, kemungkinan yang pernah tumbuh adalah rambut. Pori-pori dari bulu (ayam) adalah lebih kasar daripada pori-pori bulu (tikus)

3. Dari tulangnya (emang yang ini agak susah), kalau ayam: bagian dada ya ada si tulang rawan, kalo di paha ya tulang paha yang besar itu, kalo punggung ya tulang rusuk, dsb. Kalau tikus akan terdapat sedikit sekali tulang di bagian punggung nya, dsb.

4. Dari harga, kalau harganya terlalu murah, lebih banyak kemungkinan kalau adalah ayam goreng jadi jadian.

5. Kalau tukang ayamnya dekat dengan rumah, datangi tuh tukang ayam sesering mungkin untuk membeli sayap. Kalo ga pernah ada sayapnya, patutlah anda curigai karena seperti kita tahu, salah satu ciri khas unggas adalah bagian sayap, yang tentunya tidak mungkin ada pada tikus.

Jangan asal murah apalagi beli malem hari.teliti dan waspada daripada menyesal dibelakang hari.